

"Dulu, dia adalah seorang gadis kultivator yang polos—penuh semangat, penuh cinta, dan percaya bahwa kebaikan bisa menyentuh siapa pun. Tapi jalan menuju keabadian tak pernah ramah. Pengkhianatan dari sahabat, kesalahpahaman dari guru yang dia percaya sepenuh hati—semuanya datang satu per satu, seperti angin dingin yang diam-diam membekukan hatinya. Dan saat semuanya runtuh, dia berhenti berharap… dan memilih jalan tanpa perasaan. Bukan karena dia tak bisa mencinta, tapi karena mencinta terlalu
Up to EP 92Melaju Melintasi WaktuPopular
Up to EP 73Katakan Lagi Kau MencintaikuPopular
Up to EP 76Pesona MalamPopular
Up to EP 54Suamiku Pembunuh AnakkuPopular
Up to EP 78Suami Sempurna Ternyata PembohongPopular
Up to EP 19Aku Mengasuh Anak Kandungku SendiriPopular
Up to EP 128Petualangan di Era DinastiPopular
Up to EP 60Keluarga Hangat Bos DinginPopular
Up to EP 55Tangisan Ibu di Balik Gemerlap MalamPopular
Up to EP 94Pangeran Perbatasan Pewaris TakhtaPopular
Up to EP 78Setelah Cerai, Kuhebohkan DuniaPopular
Up to EP 71Bangkit Indah Setelah PergiPopular